BEBAS VONIS (Based on True Story)

Namanya Ribut. Seorang anak kuliahan. Sebagai anak pejabat, Ribut selalu bisa bergaya dengan …yang dibilang orang sih … keren … walau kadang tak berkelas. Namun kali ini, gaya hidup dan tetek bengeknya itu semua tak perlu diketahui karena itu urusan infotahiment. Karena kita hanya ingin intisarinya. Dan di malam pergantian tahun ini, Ribut menikmati malam yang gemerlap bersama teman-temannya. Dari makan-minum ringan, ketawa-ketiwi hingga kejar-kejaran a’la film India walaupun saat itu bukan di taman yang dipenuhi dengan pepohonan. Pokoknya malam itu menyenangkan bagi Ribut seperti senangnya Weezer menikmati Island in the Sun.

Kesenangan itu harus diakhiri, karena walaupun menyenangkan dan nikmat, kelelahan selalu saja dapat mengalahkan -tanya saja para aktor film porno kalau tak percaya. Dengan sisa kesenangan yang masih menempel di hati, Ribut masuk ke dalam mobil BeMoW-nya sambil berdendang untuk segera pulang. Dendang kemudian menjelma menjadi suara yang lebih merdu saat perangkat audio mobil memutar musik dengan volume tinggi. Ribut menikmati musiknya dengan iringan geleng-geleng hingga headbanging dalam artian menghantup-hantupkan dahinya ke setir!

Dengan atmosfir mengasyikkan seperti itu, Ribut mulai meresapi lagu-lagu dari koleksi mp3-nya -kebanyakan merupakan lagu-lagu dari para band alay seperti Kangen Band dan Ungu- dengan memejamkan mata, tancap gas lalu melaju kencang, serasa terbang melayang. Dengan keadaan seperti itu, unsur diabolik pun muncul, mengingat saat menyetir, menelpon dan sms saja sudah berbahaya apalagi memejamkan mata dan tak melihat apa yang ada di depan.

Mobil terus melaju kencang dengan penyetir yang sedang berada di dunia roman picisan. Orang di pinggir jalan sempat terkesima denga lajunya, hingga mereka harus koprol sambil bilang ‘wow’ saat penjual nasi goreng yang menyeberang dengan gerobaknya ditabrak tanpa ampun. Nasi putih berjatuhan layaknya salju yang turun di malam hari. Mobil terus melaju kencang dan kali ini menabrak sekumpulan waria yang juga sedang menyeberang. Kutang, cd, mini skirt, wig hingga ganjalan bra berhamburan di jalan.

Walau telah meninggalkan banyak korban di belakang, Ribut masih dalam kenikmatan. Dan saat itu sebuah pick-up berisi rombongan keluarga yang baru pulang dari menikmati acara panggung musik tahun baru berada tepat di depan mobil BeMoW milik Ribut yang seperti kita ketahui, masih dalam kecepatan tinggi. Orang-orang dalam bak pick-up berteriak menjerit-jerit menyadarkan Ribut. Namun apalah daya, walaupun dalam rombongan itu terdiri dari pendemo dengan TOA, vokalis band screamo dan pemimpin upacara, semua upaya akan sia-sia. Dalam hitungan detik, BeMoW Ribut menghantam keras pick-up malang itu. Kejadian tersebut begitu mengerikan namun bisa dibayangkan; seperti bola bowling yang bergulir menghantam pin …?, atau seperti anak cobek menghantam satu siung bawang putih …, begitulah.

Dengan kabut tebal yang mulai tersibak bagai curtain yang terbuka di panggung, pemandangan mengerikan mulai terlihat. Orang-orang dalam bak hanya tersisa 30%,  dimana 70% telah terkapar dan tercecer di tengah jalan, sangkut di pohon, tergeletak di trotoar. Orang-orang yang berada di sekitar kejadian mulai sigap: dari bergegas menolong korban, tunjuk sana-sini seperti dalam sinetron sampai mengeluarkan hp dan gadget berkamera untuk mengabadikan kejadian.

Akibat hempasan yang kuat, Ribut akhirnya sadar dari kenikmatan. Ia mengerutkan kening dengan keributan di luar dimana banyak orang memukul-mukul jendela mobilnya. Pada awalnya Ribut sempat ge’er, karena dipikirnya orang-orang ini mau minta tanda tangan hingga ia mendengar beberapa orang berteriak marah “ KELUAR KAMU, NJING!”.

Ribut keluar dari mobilnya dan melihat kekacauan yang ada. Dengan wajah blo’on ia bertanya “Ada kecelakaan ya bang?”. Semua orang langsung saling pandang. Kemudian, seorang lelaki mirip Nasar KDI berlenggok maju menghampiri dan mengayunkan sepatu ber-hak tingginya dengan kemayu ke kepala Ribut, “Ya! Eloh ituh penyebabnya. Cakep-cakep dodol! Iih gemes deh akyu!” ujarnya sambil mencubit pinggang Ribut. Beberapa orang ada yang geram, mulai hendak mendaratkan berbagai jenis bogem namun dihalangi oleh wasit karena persoalan pentingnya memberikan pertolongan pada para korban. Suara-suara yang menyatakan kondisi para korban bergema; ‘yang ini mati’,‘yang ini masih bernafas’,’yang ini saya kurang tau…’. Ribut pun gelisah, kemudian terdiam lemas dan mengucurlah keringat dingin, ingus dan .. kencing. Dengan tangan yang gemetar, Ribut pun merogoh kantong celana mengambil hp untuk menghubungi, siapa lagi … B-a-p-a-k-nya, Pak Harat.

Beberapa saat kemudian sang bapak datang diiringi beberapa ambulance yang ternyata kurang banyak untuk mengangkut para korban. Dengan kebaikan warga sekitar dan beberapa orang yang memiliki kendaraan, mereka secara sukarela membawa sisa korban yang tak terangkut ke rumah sakit. Ribut yang melihat sang bapak telah datang langsung berlari menghampiri dan memeluk erat, berurai air mata. “Pa, kata orang Ribut yang nabrak mereka Pa … padahal kalau Ribut yang nabrak, harusnya mobil Ribut ringsek ‘kan Pa? huhuhu”. Dengan tenang Pak Harat berujar “Mobil punyamu itu mobil mahal nak. Minggu kemarin mama kamu pakai, terus nabrak dinding sebuah sekolah, eh, bangunan sekolahnya yang ambruk. Mobilnya aman.”sambil mengelus-elus kepala Ribut. “Jadi, memang Ribut yang nabrak ya Pa?” tanya Ribut sambil menyedot ingusnya. “Iya nak. Betul sekali itu” jawab Pak Harat.” Tapi jangan kuatir, besok papa dan mama bakal ke rumah keluarga korban dan membesuk sisa korban yang masih hidup. Papa bakal bernegosiasi. Kamu ngilang aja dulu ke mana, terus pura-pura sakit. Nanti kalau saatnya sudah tepat, baru kamu tampil. Oke?”. Ribut hening sejenak, lalu “Oke deh Pa. Papa memang top deh …” seraya mengelap ingus ke kemeja bapaknya.

Esoknya Pak Harat beserta istri mengunjungi para korban dan turut berbelasungkawa. Ia juga bertemu dengan anggota keluarga korban dan memohon maaf namun semuanya dilakukan dengan ruangan yang tertutup bagi yang tak berkepentingan karena negosiasi akan dilancarkan.  Setelah semua urusan terselasaikan, Pak Harat dan istri pun menuju mobil pulang. Saat itu wartawan berdesakan mengerumuni Pak Harat sambil terus melempar pertanyaan mengharap pernyataan. Beberapa menghadang agar Pak Harat melayani permintaan mereka. “Baik, saya akan memberi apa yang anda inginkan. Sebagai ayah dari pelaku penabrakan, saya tak akan membiarkan anak saya lepas dari jeratan hukum. Saya tetap menyerahkan anak saya kepada pihak berwajib. Namun untuk saat ini dari pihak keluarga korban telah menyatakan bahwa mereka memaafkan dan ingin menyelesaikannya secara kekeluargaan saja. Oke? Puas? Baik kalau begitu minggir dulu semua ya”

Beberapa hari kemudian tibalah saatnya Ribut untuk menjalani pemeriksaan di kepolisian. Dengan mobil mewah mereka pun menuju ke Kepolisian. “Nanti kalau di kantor polisi, kamu pura-pura sakit, terus pingsan, jadi Papa bisa nego sama polisinya” wanti Pak Harat kepada Ribut. “Iya, Pa. Kalau perlu Ribut pingsan sambil buang air besar, biar ‘gak jadi diperiksa”. Sambil melempar senyum, Pak Harat pun mengiyakan ide anaknya “Bagus juga…”. Sesampainya di Kepolisian, puluhan wartawan sudah menanti dengan senyum kepada bahan berita nasional mereka. Bagai calon pengantin, para wartawan dan beberapa anggota polisi mengiringi langkah Ribut memasuki kantor Polisi menuju meja pemeriksaan. Dengan langkah gontai, Ribut memulai aktingnya. Pertama, ia buang air besar di celana, entah kenapa hari ini mencret dan aromanya membuat semua orang menutup hidung kemudian merasa jijik setelah melihat celana Ribut membasah. Lalu dengan memikirkan hipnotis Tommy Rafael, dalam hitungan ke-tiga Ribut pun menjatuhkan diri sebelum mencapai meja. Sialnya, sewaktu jatuh, orang-orang yang mengiringi Ribut malah menjauh, meminggirkan diri karena aroma dari feses yang dikeluarkan Ribut tadi. Alhasil, Ribut terhempas ke lantai dengan kepala lebih dulu menghantam konkrit. Akhirnya, rencana akting Ribut berpura-pura pingsan menjadi pingsan betulan.

Telah sebulan lamanya Ribut terbaring di rumah sakit. Keluarganya pun kuatir kalau anaknya tidak bisa bangun lagi. Kekuatiran itu tiba-tiba menguap saat semua anggota keluarga Ribut melihat dirinya melompat-lompat kegirangan di ranjang dengan mata melotot. Dan bukannya beralih menjadi kegembiraan dan kelegaan manakala Ribut berhenti melompat. Masih terus melotot dengan senyum lebar, ia menyerang kakak laki-lakinya dan menanamkan giginya di leher sang kakak. Semua mencoba melepas Ribut dari sang kakak. Memang berhasil, namun sang kakak terluka parah. Ribut dengan buasnya terus berontak. Pak Harat yang melihat perubahan Ribut pun bergegas mengambil fire extinguisher di dinding lalu mendaratkan ke kepala Ribut dengan keras. Dan seperti bisa ditebak, Ribut pingsan …lagi.

Dengan perubahan Ribut yang kompleks, pengadilan pun memutuskan bahwa Ribut bebas dari vonis bersalah sebagai penyebab kecelakaan dikarenakan gangguan kejiwaan yang dideritanya. Namun, pengadilan juga menyarankan agar Ribut dirawat di rumah sakit jiwa saja. Karena keluarga tidak ingin anaknya masuk rumah sakit jiwa yang mereka anggap mirip penjara, akhirnya Ribut dibawa pulang, dibuatkan kandang khusus lalu dipasung.  –TAMAT-

Dipublikasi di Cerita Pendek Nah! | 3 Komentar

HAKIMICTURE’S MINIMALISTIC MOVIE POSTERS

Lama tidak menyentuh hal ini; bikin poster film “iseng”😀. Buat yang sudah kenal saya, pasti tahu kalau saya sering bikin poster film fiktif. Tapi untuk saat ini saya coba bikin poster versi minimlis dari film-film yang memang ada dengan typography yang eye-catching. Cuma lima dulu ya, soalnya walaupun sederhana ternyata cukup menyita waktu. Mudah-mudahan bisa dinikmati ^_^ Oh, iya. Klik gambar untuk melihat versi besarnya a.k.a. click to enlarge

Poster Touch of Evil

Poster Margin Call Poster Martha Marcy May Marlene Poster Take Shelter Poster The Girl with The Dragon TattooPoster Evil Dead

Dipublikasi di Apapun Itu | Meninggalkan komentar

A PLAY : WAWANCARA IMAGINARY DENGAN ANJALINA SONDAKH

(Wawancara ini hanya fiktif belaka. Bila ada persamaan dengan beberapa kisah hidup anda, kemungkinan anda sedang berhalusinasi. Kalau ada yang tersinggung, berarti ia menganggap fiksi adalah fakta. Ribet ah!. Pokoknya wawancara ini fiktif. TITIK!)

Sebagai salah seorang penikmat apel Washington dan apel Malang ilegal, Anjalina Sondakh – kita panggil saja Anjali- terpaksa mendekam di penjara setelah beberapa investigasi dan tangisan saat terduduk lemas gemulai di pengadilan akibat ulah rekan-rekan sesama penikmat apel illegal mengkhianati dirinya. Padahal ia telah bersusah payah melakukan akting kelas atas; salah satunya berakting memperlihatkan bagaimana tingkah seorang seleb yang tidak pernah menyentuh barang paling populer di dunia, yaitu BlekiBeerry, hanya demi menyelamatkan rekan-rekannya yang dulu juga turut berakting di depan kamera pada pembuatan kampanya Partai Democrack untuk mengatakan TIDAK! pada korupsi satu juta rupiah – namun mengatakan YESS! Untuk korupsi milyaran rupiah.

Kali ini, saya, sang reporter mencoba menembus barisan pengamanan yang dikira canggih dan intens, ternyata hanya dijaga oleh para sipir yang kebetulan sedang nobar dan menikmati dengan serius acara X-Fucktor. Dan karena acara menonton mereka tidak mau diganggu, saya langsung dipersilakan masuk dan mencari sendiri kurungan yang didiami Anjali. Setelah mengelilingi penjara yang ternyata memiliki pendingin dan pengharum ruangan itu, akhirnya kurungan yang dicari pun ditemukan. Kebetulan Anjali lagi sibuk BBM-an! Saya langsung menyapa. Awalnya Anjali merasa heran hingga saya bilang bahwa saya reporter dari sebuah infotahiment, wajah penuh sambutan bahagia pun terpancar. Karena kunci gembok kurungan tidak diberikan, dengan terpaksa saya hanya bisa duduk di lantai, di luar kurungan sambil memulai pertanyaan dengan tangan kiri menggenggam erat terali besi yang baru saja dicat dan tangan kanan memegang tape recorder.

Karena para pembaca sudah tidak sabar-menyambar, langsung saja, mari kita mulai dengan berdo’a menurut kepercayaan masing-masing … MULAI! :

——————————————————————————————————————————————

REPORTER

Bagaimana kabarnya mbak Anjali. Kayaknya betah nih. Soalnya saya perhatikan dari tadi cekikikan terus sama senyum-senyum terus. Sama garuk-garuk kepala terus.

ANJALI

Iya nih mas, hihihihi … baru tau kalau di penjara ini saya diperbolehkan bawa BlekiBeerry. Ada wi-fi-nya lagi. Jadi … akhirnya saya kembali merasakan betapa asyiknya BBM-an setelah semua penderitaan kemarin. Tau sendiri ‘kan mas gimana saya harus jadi blo’on, pura-pura ‘gak punya BB. Padahal saya tau beberapa nama produk BB, seperti Coruv, Setrum, Dacochan, Gimana. Asyiknya, hari ini saya banyak di invite sama cowok-cowok muda cakep! Jadinya merasa muda lagi, hihihihi

REPORTER

Oke. Bagaimana rasanya … walaupun mbak memang bersalah ya, dijadikan tumbal oleh rekan-rekan mbak, padahal mereka juga menikmati apel-apel ilegal itu. ?

 ANJALI

Iya sih, mas. Sebenarnya saya sudah dalam situasi nothing to lose ya. Harusnya dibeberkan saja waktu itu. Tapi entah kenapa saya takut melakukannya. Setiap saya ingin mengatakan yang sejujurnya, pasti sosok cewek dengan rambut menutupi wajah selalu muncul di belakang setiap orang. Akhirnya saya hanya bisa menangis. Selain karena pengkhianatan mereka, saya juga menangis karena rencana mau keliling dunia bersama kecengan baru jadi gagal total. Terus acara pengen pamer mobil baru juga batal. Saat ditendang ke penjara juga, diluar sana lagi musim-musimnya pamer gadget canggih mas. Saya jadi ‘gak punya kesempatan buat pamer. Padahal dengan apel ilegal yang jumlahnya berlimpah, semua gadget mobile bisa saya beli buat dipamerkan sama anggota-anggota dewan yang lain. Sedih rasanya …

REPORTER

Iya, saya mengerti, mbak. Tapi, mau terang-terangan gak mbak. Kalau boleh tahu, siapa saja yang terlibat menikmati apel-apel ilegal tersebut mbak?

ANJALI

Banyak sih mas. Saya masih gak bisa ngasih nama mereka, soalnya masih eksis di tv sih. Yah, kayak rahasia umum lah. Jadi mas bisa tebak sendiri siapa. Mereka minta apel-apelnya lewat DM di Twitter. Terus nama akun-nya sok alay semua. Entahlah, sudah dihapus atau belum, tapi mas bisa nemuin akun-akun itu. Ada dua yang masih saya ingat. Kalau nggak salah @Monas_cintaQ, @Suka_Bur_Yam. Kalau yang lainnya … karena saya sering makan Pahadol, jadinya … sudah lupa tuh.

REPORTER

Karena liputan kasus ini, jadinya mbak disorot kamera terus. Nah, bagaimana rasanya berakting di depan kamera, tapi ‘gak dapat bayaran?. Mulai akting dodol ‘gak punya BB sampai nangis bombay.

ANJALI

Hihihi, ada untungnya juga ya kena kasus begini. Soalnya saya jadi bisa memperlihatkan kemampuan akting berkelas, sekelas para aktris di festival film Berlinang lah. Semacam pengasahan lah, reading alami, jadi tak perlu ambil kelas akting kan. Dan lagi, karena disiarkan di tv nasional, saya juga berharap ada produser sinetron atau layar lebar, melihat saya dan tertarik mengontrak saya. Kalau menurut mas, akting dodol saya meyakinkan ‘gak?

REPORTER

Kalau akting nangis-nya sih kurang meyakinkan. Mata dicolok pakai minyak angin juga langsung merah berair, hehehe Kalau dodol-nya sih sangat meyakinkan… Mbak memang dodol ya …?

ANJALI

Ah, mas ini kok gitu. Saya ‘kan putih mas. Dodol hitam manis. Tapi mas, kalau saya gak dodol ‘gak mungkin bisa jadi wakil rakyat. Wakil rakyat kan orang-orang yang dodol. Ada sekolah ambruk, jembatan rusak, rakyat pengen ini-itu ‘gak pernah mau tau. Punya laptop, masih juga nyatet pake kertas. Waktu malam dugem, waktu rapat tidur. Surel gak punya, tapi bisa bilang di http://www.komisi50%@yahud.com. Sejatinya mas, men-dodol itu sudah tradisi buat wakil rakyat di DPR.

REPORTER

Hemm menarik juga penganan manis ini …eh saya jadi terbayang-bayang soal makanan hehehe… Terus soal hukuman yang menjerat mbak Anjali. Menurut sebagian besar masyarakat, hukuman empat tahun itu terlalu ringan. Sedangkan kejahatan yang dilakukan mbak Anjali dan rekan-rekan harusnya sudah bisa ditimpali dengan hukuman seumur hidup atau mati misalnya. Pokonya tidak setimpal lah.

ANJALI

Yah, menurut saya sih memang kurang. Namun, karena pengadilan sudah memutuskan segitu, ya sudah,  saya manut saja. Kalau saya minta lebih, nanti apa kata dunia. Masa’ ada tersangka kejahatan pengen hidup lama di penjara. Tapi sebenarnya saya pengeeeen lebih lama disini. Soalnya ngerumpi sama ngelamun makin ashik! Apalagi ditemani lagu Rhoma versi koplo hehehe

REPORTER

Loh kok malah pengen lebih lama?

ANJALI

Saya bosan dengan sesuatu yang sama. Saya ingin lama. Saya ingin di pasar, nyanyi dangdut bersama Nasar Kesasar. Gimana ya mas, soalnya anak saya masih kecil. Saya ingin kalau keluar nanti, anak saya sudah bisa buang air sendiri, makan sendiri, tidur sendiri dan mandi sendiri. Kalau hanya empat tahun di sini ya, anak saya pasti masih kecil. Repot mas ngurusinnya. Sebenarnya saya paling ogah kalau jagain anak-anak, mas. Saya lebih suka shopping sama teman, dugem kalau perlu. Untung ada ayah saya. Biarlah dia gantikan posisi saya dulu. Adeknya mas Adjiep juga mau kok ngurusin anak-anak saya.

REPORTER

Wah. Jadi bener nih, mbak lebih suka di sini. Apa sih yang membuat mbak betah selain lepas dari persoalan mengurus anak tadi ?

ANJALI

Ya itu tadi mas, supaya lebih enjoy ngerumpi sama ngelamun tadi. Lalu, saya juga diperbolehkan punya laptop. Lumayan mas, buat ngetik bikin autobiografi. Perjalanan hidup saya kayaknya juga menarik kalau dijadikan buku. Atau, kalau mau, saya bikin novel kayak Twilight tentang cinta terlarang seorang perempuan terhadap sebentuk genderuwo. Jadi nanti ada siluman kera yang juga naksir dia. Cinta segitiga lah.

REPORTER

Wah, ternyata wawancaranya jauh dari yang saya bayangkan! Saya kira akan ada derai air mata, curahan hati yang luka. Tapi sebaliknya, malah ada keceriaan. Korupsi di Indonesia boleh saja makin merajalela, namun semuanya itu baik untuk pelaku. Karena dari itu cobalah melakukan hal yang dilakukan oleh Anjalina dan rekan-rekannya. Walaupun hidup menderita di kemudian hari, tapi jadi punya momen tak terlupakan yaitu bisa memegang uang banyak dan barang-barang mewah. Akhirnya saya ucapkan terima kasih kepada mbak Anjali atas kesediaanya meluangkan waktu. Satu pertanyaan lagi mbak. Kalau keluar nanti, masih bakal mau nikmati apel-apel illegal lagi gak?

ANJALI

Yeah, do’akan saja semoga saya bisa lebih piawai dan punya banyak strategi dalam memanen apel yang lebih banyak. Terima kasih juga mas sudah menjenguk saya… ngomong-ngomong, punya pin BB ‘gak mas, boleh minta?

REPORTER

Oh, saya ‘gak punya BB mbak, cuma punya Noqia Asah. Nanti saya beli BB juga mbak, supaya kita bisa saling komunikasi, kalau-kalau mbak dapat bagian apel ilegal lagi dan berencana mau bagi ke saya. Okeh, saya pergi dulu mbak. Semoga lekas keluar terus bisa kena kasus lagi hehehe

ANJALI

Duh, mas ini … Hehehe, oke deh, mas. Kebetulan saya mau broadcast soal ini… eh, banyak yang nge-ping saya nih. Bubay massss…!

——————————————————————————————————————————————TAMAT –

 

Dipublikasi di Apapun Itu | Meninggalkan komentar

“SHIT”AKE POOPELICIOUS SCENES

Tak tau juga ya, apakah ada yang bikin list beginian. Tapi hal-hal paling remarkable dalam film itu, terkadang berupa hal-hal yang jorok (saya juga ragu untuk bilang bahwa potty humor is remarkable, namun begitu adanya … menurut saya ^_^). Mengapa harus ada “stool” baik yang ‘tumpah ruah’ atau yang ‘minimalis’, muncul di layar saat kita menikmati film ?. Tanyakan kepada si penulis skrip, tanyakan kepada sang sutradara. Yah, beberapa memang seharusnya ada untuk memberi warna dan juga memang sepantasnya sebagai sebuah penekanan adegan hehehe … Walaupun menjijikan, namun (JREEEENG!) inilah barisan ’10 FILM’  dengan ‘momen’ yang memunculkan ‘that thing’ dimana sebagian malah merupakan film-film dengan “kehormatan” critically acclaimed. Karena keterbatasan saya dalam kuantitas menonton film, jadi hanya ada beberapa film yang masuk, tapi cukuplah, kalau berminat boleh saja ada yang menambahkan ^_^. Silahkan menikmati dengan menutup hidung dan menahan luapan dari perut. Atau kalau mau diskip juga boleh, daripada nanti terpaksa harus pergi ke toilet ^_^

BRAZIL (1985)

Adegan Archibald (Robert De Niro) memindahkan saluran pembuangan wc ke pakaian bening kedap udara milik dua teknisi bernama Spoor (Bob Hoskins) dan Dowser (Derrick O’Connor) dari Central Service itu benar-benar komikal. Kostum keduanya menggelembung dipenuhi tinja!… kalau mau lihat manusia septic tank, bisa lihat mereka berdua.

 

THE SHAWSHANK REDEMPTION (1994)

Setelah penggalian yang sukses dengan lubang yang ditutupi oleh poster besar Rita Hayworth, Andy Dufresne (Tim Robins) yang memang tidak bersalah memulai rencananya melarikan diri dari penjara yang korup itu. Apapun harus ia lewati, termasuk melewati saluran pembuangan kotoran manusia-manusia yang tinggal di penjara itu. Muntah? Pasti. Namun karena sempit, terpaksa muntah diri sendiri dilibas juga.

 

TRAINSPOTTING (1996)

Malah film ini punya scene yang sangat, sangat terkenal. Semua penonton pasti kaget ketika tulisan “the worst toilet in Scotland”muncul di layar. Iya! Kita memang disuguhkan tempat itu!. Lalu yang dilakukan Renton (Ewan McGregor) malah menambah parah ‘pandangan’ di layar! Lihat saja sendiri kalau kuat hehehe…. Scene dimana teman Renton bernama Spud (Ewen Bremmer) yang membuat kacau acara sarapan di rumah ceweknya juga heboh!

 

AUSTIN POWERS : THE SPY WHO SHAGGED ME (1999)

Rasanya nutty,… Iya. Kalau mau tau rasanya ’that thing’, Austin (Mike Myers) sudah mencobanya. Stool sample milik Fat Bastard (Mike Myers) itu special ya…. Sampai-sampai walaupun sudah tercium baunya masih juga ditambahkan pelengkap dan terus diminum oleh Austin. Oh, orang-orang disekeliling sudah mual luar biasa dan Austin bilang ‘betapa …. rasanya”

 

NOT ANOTHER TEEN MOVIE (2001)

Film parody ini punya scene ‘toilet’ yang epic nan brengsek. Stool yang tumpah ruah! Diawali kentut, lalu mencret maut hingga tiga orang cowok yang sedang bersembunyi dan mual-mual di lorong ventilasi berjatuhan menimpa si cewek yang lagi punya masalah pencernaan itu. Tak dapat dibayangkan toilet beserta ‘isinya’ roboh ke ruang kelas di bawahnya. Bayangkan air mancur darah Glen (Johnny Depp) dalam Nightmare on  Elm Street diganti dengan “air mancur” dari saluran toilet dalam film ini.

 

SLUMDOG MILLIONAIRE (2008)

Lagi asyik-asyiknya ‘menyetor’ dijamban, Jamal kecil dikejutkan kedatangan sang idola, Amitabh Bachchan yang begitu membuatnya bersemangat. Walau rintangan menghadang -sang kakak menguncinya agar tak bisa keluar dari jamban-  demi mendapatkan tandatangan sang idola, tumpukan ‘poop’ pun diterjang. Ah, Danny Boyle kok bisa ya bikin scene yg melibatkan stool untuk film ini setelah apa yang ia lakukan di dalam toilet dalam Trainspotting.

 

RV (2006)

Ah, mengapa bisa ada kejadian selang mampet segala. Tapi itulah ujung tombak ‘hujan’ waste yang harus dilalui Bob Munro (Robin Williams). Scene ini hanya sebentar, namun ‘keindahan’nya seperti melihat sebuah peristiwa pengeboran minyak yang berhasil. Semprotannya menjulang tinggi sampai membuat orang disekeliling bersukacita!

 

JOE DIRT (2001)

Seperti sebuah bom, karena begitu meyakinkan dengan tempelan stiker ‘bio hazard’-nya. Dan diyakinkan lagi bahwa benda itu jatuh dari langit. Penonton yang belum pernah melihatnya juga mengira demikian hingga penutupnya dipukul dan ….. rasa penasaran itu pun hilang ketika isinya terus keluar seperti pasta gigi yang tube-nya dipencet dan menimpa berterusan di kepala Joe (David Spade) sendiri.

 

ZACK AND MIRI MAKE A PORNO (2008)

Stacey (Katie Morgan – yup, memang si pornstar asli), salah satu pemain film porno amatir ini sudah lapor kalau lagi punya masalah pencernaan. Dan pertunjukan pun harus terus direkam, hingga ketika sang kameramen, Jenkins (Tom Savini), melakukan pengambilan gambar dengan angle dari bawah, ‘semburan’ yang tak kenal ampun pun ‘menghantam wajahnya  (maaf videonya tidak ada yang upload, jadi nikmati trailer-nya saja ya)

Honorable disgusting mentions : Borat, Bridesmaids, Dumb and Dumber, Desperado, Nick and Norah’s Infinite Playlist, The Human Centipede : First Sequence)

Dipublikasi di Apapun Itu | 1 Komentar

10 Film Terpopuler di Indonesia

Film itu hiburan untuk semua orang. Namun beberapa film tidaklah untuk ditonton semua orang. Beberapa film juga tidak menarik untuk ditonton semua orang. Beberapa film memang remarkable bagi semua orang di Indonesia. Bahkan untuk penonton awam sekalipun yang tidak menggemari yang namanya menikmati film. Dengan penelusuran tanpa sadar, berikut adalah daftar 10 film yang dikenal khalayak ramai , mulai dari yang suka nonton, yang jarang nonton sampai yang cuma sekali-kali nonton .

Terminator : Judgment Day

TERMINATORSeri paling terkenal dari empat film terminator. Siapapun yang melihat si Gubernur, baik di tv atau koran, pasti selalu ingat dengan film ini. Bukan hanya si cyborg-nya si Arnold Sewajar-wajarnya saja yang dikenal di film ini. Namun si manusia timah si suplemen C-1000 … hehehe T-1000 mendapat tempat di hati penonton. Banyak juga penonton yang wowed dengan aksi Edward Furlong kejar-kejaran mengendarai Harley. Dan suara Axl Roses juga melengkapi serunya film ini.

Jumanji

JumanjiBinatang-binatang CG berjubel-jubel memporak-porandakan apa saja yang dilewati. Itu adalah salah satu  akibat yang ditimbulkan dari permainan ajaib bernama Jumanji yang mewujudkan apapun yang telah dipilih oleh orang yang memainkannya. Kekacauan dalam film ini begitu ajaib di mata penonton kala itu (mungkin hingga kini). Namun hanya sedikit yang tahu kalau si Judy Shepherd adalah pemeran Mary Jane pacar Spider-Man.

Ada Apa Dengan Cinta ?

A2DCBuat masyarakat, Dian Sastro itu ya Cinta. Lalu coba setel soundtracks-nya, pasti orang di sekeliling langsung tau itu lagu film apa. Quote film yang paling popular juga muncul dari film ini. Coba sebut ‘Pecahkan saja gelas-nya … ‘, pasti bakal ada saja yang iseng buat melanjutkannya.  Judul yang simple dan kemunculannya di saat film Indonesia lagi langka-langkanya itulah yang menjadi penyebab populernya film ini.

Titanic

TITANICKarena satu dan lain hal, film ini malah jadi tontonan keluarga. Semua orang kenal Jack instead Leo atau sebaliknya, semua orang kenal Kate Winslet. Quote milik film ini: “I’m  the king of the world!”, “You jump, I jump” masih ‘tergeletak’ dengan baik di ingatan semua orang. Dan adegan melukis itu juga jadi punya rated “G” ketika semua anggota keluarga menontonnya.

Kuch Kuch Hota Hai

KUCHBeberapa orang tua dan mbah-mbah masih mengingat SRK hanya sebagai Rahul, semua gara-gara film ini. VCD bajakannya sering ludes diperebutkan. Kaset soundtracks-nya yang asli, juga mengalami hal yang sama. K2H2 adalah bombardir Bollywood yang keras bagi dunia kala itu. Sampai kini sepatah lirik dari lagunya –tumpa se ae- saja sudah membangkitkan ingatan orang akan film ini.

Rambo (semua seri)

RAMBOOrang-orang awam takkan kenal jika ditanyakan dengan First Blood, kecuali jika disebutkan Rambo, pasti semua bakal ngangguk. Dan jika ditunjukan adegan ‘ikat kepala’ yang melegenda itu, semua juga pasti takkan pernah lupa. Sama halnya yang terjadi pada Arnold dengan Terminator-nya, di film apapun Stallone bermain semua hanya tau bahwa dia seorang Rambo.

Home Alone

HOMEIni akibat seringnya film ini diputar di televisi swasta ketika libur Natal dan akhir tahun tiba. Cerita anak kecil tertinggal di rumah sendirian ini adalah karya tullis almarhum John Hughes paling popular dan disukai oleh siapapun. Adegan Kevin menyanyi dengan hairblower dan mencoba cairan bercukur lalu berteriak adalah scene paling remarkable.

The Matrix

MATRIXBanyak hal yang membuat The Matrix begitu menarik bagai magnet. Yang sepele saja bikin orang kepengen, kacamata misalnya. Dan yang paling membuat kagum semua orang adalah adegan menghindari peluru dengan gerakan bullet time, yang menampilkan gambar freeze dalam rotasi 360 derajat. Sampai menjadi trend bagi film-film lain yang ingin terlihat sophisticated.

Shaolin Soccer

SHAOLINFilm tentang sepakbola kacau ini adalah tontonan komedi yang kasar namun menghibur.  Apapun bayangan anda tentang permainan sepakbola yang normal takkan muncul disini. Aksi-aksi tak masuk akal begitu tampil memukau , hingga tak satu pun dari penonton yang memprotesnya karena berujung kelucuan. Dan karena film ini pulalah sambutan internasional terhadap Kung Fu Hustle sangat baik.

Scream

SCREAMJarang sebuah ikon film horror jadi begitu terkenal bagi siapapun. Scream memang film dengan rated ‘R’ . Namun siapa sangka, pemutarannya di sebuah tv swasta pada jam yang salah (anak-anak d masih belum tidur) membuat film ini populer.  Mungkin dengan para cast-nya, beberapa orang akan lupa. Namun dengan hanya melihat topeng Ghost Face saja, siapapun akan ingat dari film apa pembunuh ini dikenal.

Sepuluh judul ini hanyalah sebagian kecil dari film-film yang disukai oleh hampir semua orang. Jika punya rekomendasi film lainnya silahkan , beritahu saya dan masyarakat sekitarnya. ^_^

Film-film lainnya : Spider-Man trilogy, Malam Satu Suro, Speed, Jurassic Park, Armageddon, Laskar Pelangi, film-film Jackie Chan, film-film Warkop DKI, film-film Benyamin S., My Sassy Girl, Ringu , Gladiator, King Kong (versi Peter Jackson), Finding Nemo, X-Men, seri Harry Potter dan seterusnya.

Dipublikasi di Film Ini Itu | 1 Komentar

Kuch Kuch Hota Hai 2

k2h2Rahul dan Anjali kini telah menjadi orangtua dari dua anak yang lucu. Anjali kecil pun turut bergembira dengan kehadiran dua adik tirinya. Mereka hidup berbahagia hingga ketika mereka kembali dalam perjalanan mengunjungi sang kakek, tuan Malhotra, sebuah situasi yang tidak diinginkan mempertemukan Rahul dan Anjali dengan seorang wanita yang mirip dengan Tina Malhotra bernama Raveena Dastur . Kemiripan Raveena dengan Tina entah mengapa membuat Rahul terkenang masa-masa smu dulu: makan tak lahap, tidur susah, pekerjaan pun terganggu.  Bukan hanya pekerjaannya saja yang  terbaikan, sang istri pun kadang tak dihiraukan. Lama – kelamaan, Rahul menghabiskan waktu menjadi penguntit setia Raveena.

Suatu malam,  Anjali memergoki Rahul  menangis tersedu-sedu sambil memegang foto mendiang Tina. Ternyata hal itu membuat Anjali merasa tersentuh. Ia pun menemani sang suami untuk berbagi isi hati. Setelah terjadi perbincangan tentang apa saja, Rahul pun mengajukan permintaan yang akan membuat Anjali terkejut. Rahul ingin berpoligami dengan menikahi Raveena. Pada awalnya Anjali hanya diam dengan hati yang berkecamuk,gundah gulana. Namun setelah beberapa masa, Anjali mulai memikirkan sisi baiknya: Rahul bisa berhenti menjadi penguntit dan mulai menjalani kehidupan seperti biasa … namun dengan dua hati di sisinya. Dengan izin Anjali, pernikahan antar Rahul dan Raveen pun terjadi. Anjali pun harus tegar dengan situasi berbagi suami ini. Kehidupan Anjali pun turut berubah tatkala tanpa sengaja dipertemukan kembali dengan Aman Mehra , pria yang dulu tidak jadi dinikahinya. Aman hingga kini masih membujang dan ternyata masih mengharapkan cinta Anjali. Eng, ing, eng .

Dipublikasi di Apapun Itu | 11 Komentar

Sneak Peek Salah Satu Scene dari Final Destination : Full Throttle

finalSeorang anak sd berjalan di trotoar membawa koleksi kelerengnya dalam sebuah bowl aquarium. Dari belakang seorang pria sedang terburu-buru. Ia tersandung dan jatuh menimpa si anak . Bowl dari tangan sang anak terhempas dan pecah . Kepala si anak dengan lajunya mengarah ke serpihan kaca yang besar dan runcing  tersebut. Puluhan kelereng bergulir ke jalan. Sepasang kekasih menginjaknya dan mereka tergelincir ke jalan tatkala sebuah pick-up melaju kencang. Sopir pick-up dengan sigap menghindar namun sebuah bus wisata dibelakangnya menabraknya dengan keras sehingga pick-up terjungkal dan kembali menghantam sepasang kekasih yang sedang mencoba bangkit dari jatuh. Sopir bus yang panik mencoba menghentikan laju bus namun rem tak berfungsi. Dengan teriakan histeris dari para penumpang di dalamnya, bus itu meluncur deras menuju sebuah perayaan Pride, dimana kerumunan orang sedang menyaksikan para gay dan transgender ber-parade.

Dipublikasi di Apapun Itu | Meninggalkan komentar